Selamat Datang di Portal Desa
Selamat pagi yang penuh kehangatan kepada seluruh warga Desa Tembokrejo, Banyuwangi!
Saya merasa sangat bahagia bisa berada di tengah-tengah kalian hari ini. Desa Tembokrejo benar-benar menjadi contoh gemilang bagi Banyuwangi dalam menjaga kelestarian alam dan budaya yang kaya. Dikelilingi oleh keindahan alam yang memesona dan dihiasi oleh keramahan serta semangat gotong royong yang luar biasa, Desa Tembokrejo sungguh memancarkan pesona tersendiri.
Melalui kesempatan ini, mari kita tingkatkan kerja sama dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memajukan desa ini lebih baik lagi. Teruslah menjaga kearifan lokal serta keindahan alam yang ada, agar Desa Tembokrejo tetap menjadi destinasi yang memikat bagi wisatawan dan tempat yang nyaman bagi seluruh warganya.
Terima kasih atas sambutan hangat dan kehadiran kalian semua hari ini. Mari kita bersama-sama mewujudkan masa depan yang cerah dan berkelanjutan untuk Desa Tembokrejo, Banyuwangi yang kita cintai.
Perangkat Desa
Sejarah Desa
Dalam Negara Kertagama maupun Pararaton, wilayah Banyuwangi dikenal dengan nama BLAMBANGAN yang disebut juga Toyarum atau Tirtoarum dan nama Blambangan disebut Barangbrangan ( Jawa Kuno ) artinya tempat penyeberangan barang-barang karena disebelah timur Wilayah Banyuwangi terdapat Selat Bali. Wilayah Banyuwangi kaya dan sangat potensial akan tinggalan Arkeologis, terutama daerah Desa Tembokrejo sehingga perlu dilakukan penelitian secara Arkeologis, antara lain
- SITUS SITI INGGIL

Situs tradisi megalitik berupa zigurat ( tanah tinggi ) yang bahasa jawa di sebut SITI INGGIL dan sampai saat sekarang tempat itu lazim disebut SETINGGIL. Situs ini terletak di Dusun Muncar Desa Tembokrejo dan Lingkungan Siti Inggil menjadi pemukiman penduduk yang ramai. Indikasi temuan di Situs Siti Inggil berupa batu bata dan batu batu besar menumpuk menyerupai bukit dan diantaranya batu batu tersebut terdapat bekas telapak kaki manusia, konon ceritanya adalah telapak kaki Prabu Menak Jinggo - Situs GUMUK KLINTING dan GUMUK MAS

Situs GUMUK KLINTING dan GUMUK MAS yang terletak di Dusun Palurejo (Paludem) juga merupakan ziggurat seperti Siti Inggil dan pernah ditemukan barang – barang antik yang bentuknya seperti Gentha atau klinthing yang terbuat dari tanah liat sehingga tempat itu disebut Gumuk Klinthing. - Situs GUMUK JADAH

Situs GUMUK JADAH yang terletak di Dusun Palurejo, disini ditemukan beberapa Ompak yang terbuat dari batu berukuran besar sebanyak 12 buah yang menyerupai Jadah ( kue yang terbuat dari beras ketan ) sehingga tempat itu di sebut Gumuk Jadah. - Situs GUMUK PUTRI

Situs GUMUK PUTRI terletak di Dusun Palurejo berdekatan dengan Gumuk Jadah dan Situs ini pernah di temukan sebuah patung terbuat dari batu seperti putri cantik, sebuah fragmen arca batu pada masa Hinduistik, dan tempat itu disebut Gumuk Putri - SITUS OMPAK SONGO

Situs OMPAK SONGO di Dusun Krajan mempunyai sejarah tersendiri. Tempat itu pada tahun 1928 pernah di kunjungi oleh Raja Jawa yaitu Sinuwun PAKU BUWONO ke X dari Kasultanan Surakarta Hadiningrat dan pada saat itu tempat tersebut belum memiliki nama, dan dari hasil penemuan tersebut ditemukan.
Ompak ( bahasa Jawa Ondhag – ondhagan ) berjumlah 9 maka dinamakan Ompak Songo. Ompak Songo banyak ditemukan barang – barang kuna yang bercorak Hinduistik antara lain fragmen grabah, barang pecah belah fragmen keramik asing dan lainsebagainya
Proses penelitian diluar Desa Tembokrejo juga ditemukan Situs Bale Kambang, situs tersebut berupa zigurat dari gundukan tanah yang tinggi yang terletak di Desa Blambangan tepatnya disebelah barat Desa Tembokrejo.
Situs Tembok yang tingginya kurang lebih 2 meter dan Tembok tersebut oleh masyarakat disebut LUNGUR yang terletak di Desa Blambangan dan Tembokrejo yaitu dari arah Bale Kambang membujur ke timur dengan perbatasan Dusun Sukosari dan kemudian ke timur disebelah sungai ( kali ) Mangil terus ke selatan melalui Dusun Muncar Baru, kemudian keselatan yang disebut Gumuk Sepur, karena Tembok atau Lungur yang membujur keselatan menyerupai Sepur ( Kereta Api ). Dan Tembok atau Lungur tersebut berupa gundukan tanah, dan setelah diteliti didalamnya terdapat batu bata yang berukuran besar Maka dapat diasumsikan bahwa Tembok tersebut dahulu kala adalah Tembok atau benteng keliling Keraton Blambangan pada masa Pemerintahan Kerajaan Majapahit.
Disebelah timur Ompak Songo juga pernah ditemukan tanda-tanda Tembok diluar sisi timur yang membujur dari selatan ke utara dan pernah ditemukan fragmen unsur bangunan Gapura atau Pintu Gerbang dari bahan batu kali. Dengan demikian dapat diasomsikan bahwa Ompak Songo dahulu adalah Pusat Pemerintahan Kerajaan Blambangan. Dan Keraton Blambangan diasomsikan menghadap ke timur, terbukti dengan temuan Gapuro disebelah timur. Jika bekas Keraton Blambangan menghadap ke timur maka dapat diasumsikan bahwa Siti Inggil, Gumuk Klinting, dan Gumuk Mas pada masa lalu berfungsi sebagai tempat Pos Prajurit Blambangan untuk mengintai para pendatang atau musuh yang datang dari arah timur, karena situs-situs tersebut terletak didekat dengan pantai.
Adapun Gumuk Putri terbukti pernah ditemukan sebuah arca yang menyerupai Putri Cantik, adapun arca tersebut pada masa meletusnya pemberontakan G.30.S / PKI tahun 1965 banyak yang di rusak oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab. Dan Gumuk Jadah dapat diasomsikan pada masa lalu berdiri sebuah bangunan berbentuk Joglo dengan tiang penyangga ( Soko guru ) sebanyak 12 buah karena ditemukan Ompak dari batu yang menyerupai Jadah. Dan tempat itu diperkirakan sebagai tempat peristirahatan para prajurit. Kemudian dapat diasomsikan pula tentang Bale Kambang, bahwa pada masa lalu adalah Taman Sari atau Taman Kaputren dan Bale Kambang disebut juga Taman Bale Kambang.
Dari hasil temuan-temuan Situs tersebut diatas adalah Situs-situs yang paling potensial dan tempat bersejarah atas peninggalan Kerajaan Blambangan atau disebut Kedaton Wetan yang sekaligus sebagai CIKAL BAKAL proses terjadinya Desa Tembokrejo.
Dari hasil temuan – temuan tersebut diatas pada masa itu adalah pada masa Pemerintahan Kerajaan Majapahit duduk seorang Raja Putri, kalau didalam Sejarah bernama RATU SUHITA adapun kalau didalam cerita Rakyat RATU KENCONO WUNGU.
RATU SUHITA mempunyai saudara yang bernama BRE TUMAPEL, kalau dalam ceritera rakyat disebut LOGENDER dan berpangkat Patih WARONGKO DALEM. Dan pada masa Pemerintahan Ratu SUHITA ada beberapa keluarga Raja yang ingin memisahkan dari kekuasaan Majapahit karena tidak puas dengan kebijakan Raja, terutama seorang Adipati Brang Wetan yaitu Kerajaan Blambangan yang pada masa itu duduk seorang Adipati, kalau didalam sejarah bernama BRE WIRABUMI, dan kalau dalam ceritera rakyat bernama ADIPATI MENAK JINGGO atau HURU BISMO, yang masa kecilnya bernama JOKO UMBARAN dia adalah anak Adipati Pasuruhan yang bernama BANDARAN SUBALI.
Karena Majapahit dan Blambangan terjadi peperangan, konon ceriteranya kemenangan dipihak Blambangan karena Adipati MENAK JINGGO memiliki kesaktian yang tinggi. Kemudian Ratu SUHITA mengambil siasat langkah kebijaksanaan untuk menumpas Adipati MENAKJINGGO dengan cara mendirikan suatu sayembara pilih tanding. Dan isi sayembara adalah barang siapa yang bisa menaklukkan dan menangkap Adipati MENAK JINGGO hidup atau mati, kalau perempuan akan diangkat menjadi saudara Raja.VNamun apabila laki-laki akan dinobatkan sebagai Raja Majapahit serta menjadi suami Ratu SUHITA.
Al hasil Ratu SUHITA mendapatkan seorang Senopati yang masih muda dan tampan, serta memiliki kesaktian yang tinggi yaitu anak seorang Patih Majapahit yaitu Patih UDORO yang bernama RADEN GAJAH kalau dalam ceritera rakyat bernama DAMAR WULAN.
Akhirnya Blambangan dapat di tumpas Adipati MENAK JINGGO dapat di bunuh dan di penggal kepalanya dengan bantuan kedua istri selir Adipati MENAK JINGGO yang bernama DYAH WAITO dan DYAH PUYENGAN dengan menggunakan pusakanya Adipati MENAK JINGGO sendiri dan pusaka tersebut bernama GODO WESI KUNING dan PEDANG SUKOYONO.
Konon ceriteranya pusaka tersebut berasal dari kedua tanduk KERBAU atau KEBO MARCUWET dari Bali. Setelah Blambangan runtuh ibarat sapu lidi tanpa tali (suh) tidak mempunyai pemimpin yang melindungi, maka terjadilah urbanisasi dan perpindahan penduduk antara lain pindah ke Bali dan daerah lain di luar wilayah Blambangan untuk mencari penghidupan baru.
Akhirnya Blambangan lambat laun menjadi sepi karena perpindahan penduduk dan akhirnya pula Blambangan menjadi hutan lagi. Kejadian peperangan Majapahit dengan Blambangan bukan hanya Blambangan saja yang mengalami kehancuran, tetapi Majapahit juga mengalami yang sama dan dalam sejarah atas kehancuran Majapahit digambarkan sebagai : “ SIRNA ILANG KERTANING BUMI “ kata-kata diatas berasal dari bahasa Sangsekerta yang berarti tahun 1400, sedang dalam tahun masehi adalah Tahun 1478.
Dalam kurun waktu yang sangat panjang dari tahun ke tahun kemudian Bumi Blambangan di datangi oleh banyak orang dari luar Blambangan dengan tujuan untuk hidup bermasyarakat dan mengajak orang-orang yang masih tertinggal di Blambangan untuk membangun sebuah perkampungan dengan cara membabat hutan dan kejadian tersebut sekitar tahun 1922.
Dan pada saat pembabatan hutan di temukan sebuah Tembok yang pada saat itu juga di sebut LUNGUR yang membentang dari Bale Kambang ( sekarang berada di desa Blambangan ) membujur ke timur dan keselatan seperti uraian di atas.
Dan tempat itu semakin ramai ( rejo ) karena tambahnya para pendatang, maka dengan telah di temukan TEMBOK dan wilayah semakin ramai atau REJO maka tempat itu di namakan :
“ TEMBOKREJO “ yang berasal dari dua kata TEMBOK dan REJO.
Sesuai dengan perkembangan jaman, Tembokrejo menjadi sebuah Desa yang konon wilayahnya meliputi dari Kumendung membujur ke selatan sampai Sumberberas atau Mberasan dengan di pimpin oleh seorang Tokoh Masyarakat ( sesepuh desa ) bernama SURO SEWU. Dengan demikian dapat diasomsikan kuat, bahwa Desa Tembokrejo berdiri tahun 1922 karena hutan di Bumi Blambangan dibabat pada tahun 1922.
Kepala Desa SURO SEWU dalam memimpin Desa selama kurang lebih 1 tahun dan diganti oleh Kepala Desa yang baru bernama H. DHU, begitu pula Kepala Desa H. DHU mempimpin desa kurang lebih selama 1,5 tahun dan Pusat Pemerintahannya di Kedungrejo. Kemudian Kepala Desa H. DHU di gantikan oleh Kepala Desa bernama RAIS dan mempimpin desa kurang lebih selama 1,5 tahun.
Dengan kondisi tanah pertanian yang subur dan penghasilan ikan di laut sangat banyak, maka daerah itu semakin ramai dan semakin padat penduduknya, akhirnya sesuai dengan tuntutan jaman dan tuntutan masyarakat, maka Desa Tembokrejo yang di kala itu di pecah menjadi 4 Desa yaitu :
- Desa Sumbersewu.
- Desa Tembokrejo.
- Desa Kedungrejo.
- Desa Sumberberas atau Mberasan.
Setelah Desa Tembokrejo menjadi Desa sendiri, maka Desa Tembokrejo memiliki batas – batas sebagai berikut :
< Sebelah utara : Desa Sumbersewu.
< Sebelah timur : Selat Bali.
< Sebelah selatan : Desa Kedungrejo
< Sebelah barat : Desa Blambangan dan Desa Bagorejo.
Dari hasil keterangan dari para Nara Sumber serta bukti yang nyata, tentang beberapa orang Kepala Desa dan Carik ( Sekretaris Desa ) yang telah memimpin Desa Tembokrejo, antara lain :
No. | NAMA KEPALA DESA | NAMA CARIK ( SEKDES ) | MENJABAT TAHUN | KET |
1 | Rd. JOYO SUKIRNO | – | 1926 -1929 |
|
2 | SADALI | – | 1929 -1931 |
|
3 | SUJIYO | SUTAHAM | 3 BULAN |
|
4 | MARTO SENTONO Alias MARTOKANCIL | SUTAHAM | 1931 – 1940 |
|
5 | SUTAHAM | KASIDI SUNARDI | 1940 -1960 1960 – 1975 |
|
6 | M. NARDI | SUNARDI SUPRIYADI | 1975 – 1990 1990 -1999 |
|
7 | Drs. AGUS SANTOSO | SUPRIYADI | 2000 – 2006 |
|
8 | SUMARTO | SUPRIYADI PURNOMO | 2007 – 2010 2011 – 2013 |
|
9 | SUMARTO, SH | PURNOMO WENDHY PRASETYO, SH. M.Kn | 2014 – 2017 2017 – 2019 |
|
10 | ALFEN EFENDI | WENDHY PRASETYO, SH. M.Kn | 2019 – Sekarang |
|
Demikian dari hasil penelitian dan kesimpulan, maka dapat diasomsikan bahwa Desa Tembokrejo berdiri sekitar tahun 1922 dan Situs-situs peninggalan Sejarah Blambangan pada masa Pemerintahan Kerajaan Majapahit adalah Cikal Bakal proses terjadinya Desa Tembokrejo, dan semoga bermanfaat bagi genarasi seterusnya agar generasi kita dapat mewarisi, mengenal Budaya bangsanya sendiri yang memiliki nilai budaya yang tinggi.
Profil Desa
Visi-Misi Kepala Desa Tembokrejo disamping merupakan Visi-Misi Kepala Desa Terpilih, juga diintegrasikan dengan keinginan bersama masyarakat desa untuk mengatasi permasalahan yang ada dan pengembangan Desa ke depan, dimana proses penyusunannya dilakukan secara partisipatif mulai dari tingkat Dusun/ RW sampai tingkat Desa.
Adapun Visi Kepala Desa Tembokrejo sebagai berikut:
“Terciptanya Pemerintah Desa yang lebih baik dan masyarakat yang maju dan Sejahtera disegala Bidang”.
Misi merupakan tujuan jangka lebih pendek dari visi yang menunjang keberhasilan tercapainya sebuah visi. Dengan kata lain Misi Desa Tembokrejo merupakan penjabaran lebih operasional dari visi. Penjabaran dari visi ini diharapkan dapat mengikuti dan mengantisipasi setiap terjadinya perubahan lingkungan di masa yang akan datang dari usaha-usaha mencapai visi Desa Tembokrejo.
Dalam meraih visi Desa Tembokrejo seperti yang sudah dijabarkan diatas dengan mempertimbangkan potensi dan hambatan baik internal maupun eksternal, maka disusunlah Misi Desa Tembokrejo diantaranya:
- Meningkatkan pembangunan insfrastruktur yang mendukung perekonomian desa, seperti jalan, jembatan serta infrastruktur strategis lainnya.
- Meningkatkan pembangunan di bidang kesehatan untuk mendorong derajat kesehatan masyarakat agar dapat bekerja lebih optimal dan memiliki harapan hidupnyang lebih panjang.
- Meningkatkan pembangunan di bidang pendidikan untuk mendorong peningkatan kualitas sumberdaya manusia agar memiliki kecerdasan dan daya saing yang lebih baik.
- Meningkatkan pembangunan ekonomi dengan mendorong semakin tumbuh dan berkembangnya, pembangunan di bidang pertanian dalam arti luas, industri, perdagangan dan perikanan.
- Menciptakan tata kelola pemerintah yang baik (good govermance) berdasarkan demokrasi, transparansi, penegakan hukum, berkedilan, kesetaraan gender dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
- Mengutamakan pelestarian sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan dan pemerataan pembangunan guna meningkatkan perekonomian.
Desa Tembokrejo terdiri dari 4 Dusun yaitu:
- Dusun Krajan
- Dusun Muncar Baru
- Dusun Muncar
- Dusun Palurejo
DAFTAR NAMA KETUA RT DAN RW
Jumlah RT : 167 RT
Jumlah RW : 62 RW
NO | NAMA | P/L | JABATAN | ||
Dusun | KETUA RW | KETUA RT | |||
1 | 2 |
| 4 | 5 | 6 |
1 | Totot Jatmiko | L | Krajan | KETUA RW.1 |
|
2 | Budiyanto | L | Krajan |
| 1 |
3 | Suprayitno | L | Krajan |
| 2 |
4 | Agus Siswanto | L | Krajan |
| 3 |
5 | Dwi Nurhadi | L | Krajan | KETUA RW.2 |
|
6 | Bambang Permadi | L | Krajan |
| 1 |
7 | Sugito | L | Krajan |
| 2 |
8 | Nurul Farida | P | Krajan |
| 3 |
9 | Suroso | L | Krajan | KETUA RW.3 |
|
10 | Meseran | L | Krajan |
| 1 |
11 | Edy Siswanto | L | Krajan |
| 2 |
12 | Iksanul Huda | L | Krajan | KETUA RW.4 |
|
13 | Sukandar | L | Krajan |
| 1 |
14 | Dwi rahayu | P | Krajan |
| 2 |
15 | Jumingan | L | Krajan |
| 3 |
16 | Sugiyanto | L | Krajan | KETUA RW.5 |
|
17 | Kasbun Faqih | L | Krajan |
| 1 |
18 | Sumirin | L | Krajan |
| 2 |
19 | Roni Febri Wicaksono | L | Krajan |
| 3 |
20 | M. Rudy Suhartono | L | Krajan | KETUA RW.6 |
|
21 | Subandi | L | Krajan |
| 1 |
22 | Santoso | L | Krajan |
| 2 |
23 | Sugiyono | L | Krajan |
| 3 |
24 | Rudi Hartono | L | Krajan | KETUA RW.7 |
|
25 | Suparto | L | Krajan |
| 1 |
26 | Moh.Yusron | L | Krajan |
| 2 |
27 | Sutikno | L | Krajan |
| 3 |
28 | Sopingi | L | Krajan | KETUA RW.8 |
|
29 | Siswantoro | L | Krajan |
| 1 |
30 | Sugiman | L | Krajan |
| 2 |
31 | Edy Waluyo | L | Krajan | KETUA RW.9 |
|
32 | Wagiran | L | Krajan |
| 1 |
33 | Didik Presti Wahyono | L | Krajan |
| 2 |
34 | Sutrisno | L | Krajan |
| 3 |
35 | Santoso | L | Krajan | KETUA RW.10 |
|
36 | Suyoto | L | Krajan |
| 1 |
37 | Kasiyanto | L | Krajan |
| 2 |
38 | Anwar | L | Krajan |
| 3 |
39 | Sumiran | L | Krajan | KETUA RW.11 |
|
40 | Agus Rifa’i | L | Krajan |
| 1 |
41 | Mujiono | L | Krajan |
| 2 |
42 | Sugiyono | L | Krajan |
| 3 |
43 | Slamet Utomo | L | Krajan | KETUA RW.12 |
|
44 | Sutrisno | L | Krajan |
| 1 |
45 | Mulyani | P | Krajan |
| 2 |
46 | Ngalim | L | Krajan |
| 3 |
47 | Abdul Hamid | L | Krajan | KETUA RW.13 |
|
48 | M.Mustofa | L | Krajan |
| 1 |
49 | Muhammad Taufik | L | Krajan |
| 2 |
50 | M. Ruswandi | L | Krajan |
| 3 |
51 | Syaiful Hidayat | L | Krajan | KETUA RW.14 |
|
52 | Mispan | L | Krajan |
| 1 |
53 | Danus Siswo | L | Krajan |
| 2 |
54 | Poniman | L | Krajan |
| 3 |
55 | M.Irvan Alim | L | Krajan | KETUA RW.15 |
|
56 | Subari | L | Krajan |
| 1 |
57 | Ponidi | L | Krajan |
| 2 |
58 | Sarmon | L | Krajan |
| 3 |
59 | Evan Fauzi | L | Krajan | KETUA RW.16 |
|
60 | M.Mahpud | L | Krajan |
| 1 |
61 | Nurul Huda | L | Krajan |
| 2 |
62 | Ihwan | L | Krajan |
| 3 |
63 | Hery Sudaryono | L | Krajan | KETUA RW.17 |
|
64 | Tarmuji | L | Krajan |
| 1 |
65 | Soeryanto | L | Krajan |
| 2 |
66 | Eko Wahyudi | L | Krajan | KETUA RW.18 |
|
67 | Dwi Wahyudi | L | Krajan |
| 1 |
68 | Romadhon | L | Krajan |
| 2 |
69 | Saroni | L | Krajan |
| 3 |
70 | Moch. Rozali | L | Krajan | KETUA RW.19 |
|
71 | Suryo Ardoko | L | Krajan |
| 1 |
72 | Muhammad | L | Krajan |
| 2 |
73 | Jarwo | L | Krajan |
| 3 |
74 | Subadi | L | Krajan | KETUA RW.20 |
|
75 | Munawi | L | Krajan |
| 1 |
76 | Purnomo Hadi Gusmanto | L | Krajan |
| 2 |
77 | Slamet Hadiyanto | L | Muncar Baru | KETUA RW.1 |
|
78 | Hariyanto | L | Muncar Baru |
| 1 |
79 | Sukirman | L | Muncar Baru |
| 2 |
80 | Maslur | L | Muncar Baru |
| 3 |
81 | Suryati | L | Muncar Baru | KETUA RW.2 |
|
82 | Eko Wahyu Widarianto | L | Muncar Baru |
| 1 |
83 | Lucki Prasetya | L | Muncar Baru |
| 2 |
84 | Dodik Irianto | L | Muncar Baru |
| 3 |
85 | Moh Solehudin | L | Muncar Baru | KETUA RW.3 |
|
86 | Ervan Efendi | L | Muncar Baru |
| 1 |
87 | Mat Juri | L | Muncar Baru |
| 2 |
88 | Hosni | L | Muncar Baru |
| 3 |
89 | Suryadi Irawan | L | Muncar Baru | KETUA RW.4 |
|
90 | Achmad Yusuf Efendi | L | Muncar Baru |
| 1 |
91 | Komariyah | P | Muncar Baru |
| 2 |
92 | Ahsin | L | Muncar Baru |
| 3 |
93 | Rifa’i | L | Muncar Baru | KETUA RW.5 |
|
94 | Slamet Santoso | L | Muncar Baru |
| 1 |
95 | Suhairi | L | Muncar Baru |
| 2 |
96 | Mastur Firdaus | L | Muncar Baru |
| 3 |
97 | Haryono | L | Muncar Baru | KETUA RW.6 |
|
98 | Sama’i | L | Muncar Baru |
| 1 |
99 | Agustiawan | L | Muncar Baru |
| 2 |
100 | Bambang Hariyono | L | Muncar Baru |
| 3 |
101 | Moch. Su’udi | L | Muncar Baru | KETUA RW.7 |
|
102 | Okik Wirasandi | L | Muncar Baru |
| 1 |
103 | Junaidi | L | Muncar Baru |
| 2 |
104 | Samsul Anton | L | Muncar Baru |
| 3 |
105 | Suyitno | L | Muncar Baru | KETUA RW.8 |
|
106 | Rasidi | L | Muncar Baru |
| 1 |
107 | Mariyono | L | Muncar Baru |
| 2 |
108 | Achmad Junaidi | L | Muncar Baru |
| 3 |
109 | Mastur | L | Muncar Baru | KETUA RW.9 |
|
110 | Suwandi | L | Muncar Baru |
| 1 |
111 | Ma’rup | L | Muncar Baru |
| 2 |
112 | Solikin | L | Muncar Baru |
| 3 |
113 | Ahmad Sugiono | L | Muncar Baru | KETUA RW.10 |
|
114 | Rudi Wahyu Iswanto | L | Muncar Baru |
| 1 |
115 | Rido’i Hariyanto | L | Muncar Baru |
| 2 |
116 | Indra Rizkiawati | L | Muncar | KETUA RW.1 |
|
117 | Bambang Sugianto | L | Muncar |
| 1 |
118 | Sujarwo | L | Muncar |
| 2 |
119 | Suyono | L | Muncar | KETUA RW.2 |
|
120 | As’ari | L | Muncar |
| 1 |
121 | Yogie Okta Firdaus | L | Muncar |
| 2 |
122 | Heriyanto | L | Muncar | KETUA RW.3 |
|
123 | H.Nurhadi | L | Muncar |
| 1 |
124 | Ahmad Yani | L | Muncar |
| 2 |
125 | Dulkawi | L | Muncar | KETUA RW.4 |
|
126 | Moh Munir | L | Muncar |
| 1 |
127 | Wiwik Handayani | P | Muncar |
| 2 |
128 | Makbul Ghozali | L | Muncar | KETUA RW.5 |
|
129 | Chairul Rizal | L | Muncar |
| 1 |
130 | Sugiyono | L | Muncar |
| 2 |
131 | Fatimah | P | Muncar | KETUA RW.6 |
|
132 | Rahmat Hidayat | L | Muncar |
| 1 |
133 | Yoyok Suhartono | L | Muncar |
| 2 |
134 | Ahmad Zainullah | L | Muncar | KETUA RW.7 |
|
135 | Juhariyah | L | Muncar |
| 1 |
136 | Erfan | L | Muncar |
| 2 |
137 | Yusuf | L | Muncar | KETUA RW.8 |
|
138 | Fathor Rohman | L | Muncar |
| 1 |
139 | Larasati | P | Muncar |
| 2 |
140 | Sariyah | P | Muncar | KETUA RW.9 |
|
141 | Babun | L | Muncar |
| 1 |
142 | Wahid Suryanto | L | Muncar |
| 2 |
143 | Muhamad Nasar | L | Muncar | KETUA RW.10 |
|
144 | Martono | L | Muncar |
| 1 |
145 | Ahmad Faizal | L | Muncar |
| 2 |
146 | Nanik Husen | L | Muncar | KETUA RW.11 |
|
147 | Zainol Hosen | L | Muncar |
| 1 |
148 | H.Mansur | L | Muncar |
| 2 |
149 | Misyanto | L | Muncar | KETUA RW.12 |
|
150 | Sukirno | L | Muncar |
| 1 |
151 | Siti Fatimah | P | Muncar |
| 2 |
152 | Ulfi Lukman Hakim | L | Muncar | KETUA RW.13 |
|
153 | Susfiatiningsih | P | Muncar |
| 1 |
154 | Soni Agustian Faruq | L | Muncar |
| 2 |
155 | Paiman | L | Palurejo | KETUA RW.1 |
|
156 | Nur Asiya | P | Palurejo |
| 1 |
157 | Sukanto | L | Palurejo |
| 2 |
158 | Fitriyah | P | Palurejo |
| 3 |
159 | Purwadi | L | Palurejo | KETUA RW.2 |
|
160 | Moh. Anas | L | Palurejo |
| 1 |
161 | Kusnanto | L | Palurejo |
| 2 |
162 | Sayid Qosim | L | Palurejo |
| 3 |
163 | Moh.Ridwan | L | Palurejo | KETUA RW.3 |
|
164 | Suntoro | L | Palurejo |
| 1 |
165 | Abu Amin | L | Palurejo |
| 2 |
166 | Endang Prihatin | P | Palurejo |
| 3 |
167 | Mustari | L | Palurejo | KETUA RW.4 |
|
168 | Sarkawi | L | Palurejo |
| 1 |
169 | Ahmad Sihono | P | Palurejo |
| 2 |
170 | Guntur | L | Palurejo | KETUA RW.5 |
|
171 | Slamet Daroji | L | Palurejo |
| 1 |
172 | Qomariyah | P | Palurejo |
| 2 |
173 | Buni | L | Palurejo |
| 3 |
174 | Matali | L | Palurejo | KETUA RW.6 |
|
175 | Tolak Hari | L | Palurejo |
| 1 |
176 | Darum | L | Palurejo |
| 2 |
177 | Sahadi | L | Palurejo |
| 3 |
178 | Sunardi | L | Palurejo | KETUA RW.7 |
|
179 | Supriyono | L | Palurejo |
| 1 |
180 | Wagiyo | L | Palurejo |
| 2 |
181 | Munawaroh | P | Palurejo |
| 3 |
182 | Khamdani | L | Palurejo | KETUA RW.8 |
|
183 | Suhar | L | Palurejo |
| 1 |
184 | Muhammad Qolik | L | Palurejo |
| 2 |
185 | Samsudin | L | Palurejo |
| 3 |
186 | Sunari | L | Palurejo | KETUA RW.9 |
|
187 | Munir | L | Palurejo |
| 1 |
188 | Umi Solatin | P | Palurejo |
| 2 |
189 | Adi Kustiawan | L | Palurejo |
| 3 |
190 | Ari | L | Palurejo | KETUA RW.10 |
|
191 | Ahmad Kholil | L | Palurejo |
| 1 |
192 | Moh Rofik | L | Palurejo |
| 2 |
193 | M.Toha | L | Palurejo |
| 3 |
194 | Paiman | L | Palurejo | KETUA RW.11 |
|
195 | Wagiman | L | Palurejo |
| 1 |
196 | Asnawi | L | Palurejo |
| 2 |
197 | Supriyadi | L | Palurejo |
| 3 |
198 | Pitoyo | L | Palurejo | KETUA RW.12 |
|
199 | Samsudin | L | Palurejo |
| 1 |
200 | Ahmad Hadir | L | Palurejo |
| 2 |
201 | Slamet Hermanto | L | Palurejo |
| 3 |
202 | Nur Cahyono | L | Palurejo | KETUA RW.13 |
|
203 | Sunarto | L | Palurejo |
| 1 |
204 | Suroso | L | Palurejo |
| 2 |
205 | Basuki | L | Palurejo |
| 3 |
206 | Ari wibowo | L | Palurejo | KETUA RW.14 |
|
207 | Zaenal Arifin | L | Palurejo |
| 1 |
208 | Suroso | L | Palurejo |
| 2 |
209 | Nur Alim | L | Palurejo |
| 3 |
210 | Sunaryo | L | Palurejo | KETUA RW.15 |
|
211 | Buyamin | L | Palurejo |
| 1 |
212 | Sujarwoto | L | Palurejo |
| 2 |
213 | Yanto | L | Palurejo |
| 3 |
214 | SLAMET | L | Palurejo | KETUA RW.16 |
|
215 | H. Namse | L | Palurejo |
| 1 |
216 | P. Sutomo | L | Palurejo |
| 2 |
217 | Sumarno | L | Palurejo |
| 3 |
218 | Sumedi | L | Palurejo | KETUA RW.17 |
|
219 | Ponimin | L | Palurejo |
| 1 |
220 | Sukriyanto | L | Palurejo |
| 2 |
221 | Suryono | L | Palurejo |
| 3 |
222 | Sucipto | L | Palurejo | KETUA RW.18 |
|
223 | Suwandi | L | Palurejo |
| 1 |
224 | Khoirul Anam | L | Palurejo |
| 2 |
225 | Amir | L | Palurejo |
| 3 |
226 | Deni Kurnia Putra | L | Palurejo | KETUA RW.19 |
|
227 | Sugiyanto | L | Palurejo |
| 1 |
228 | Sodikin | L | Palurejo |
| 2 |
229 | Rino Budiarto | L | Palurejo |
| 3 |
BPD berjumlah 9 Orang diantaranya :
No | Nama | Jabatan | Ket |
1. | MAT IKSAN | Ketua | BPD Dusun Muncar |
2. | H. MOH NASIR | Wakil Ketua | BPD Dusun Muncar |
3. | Drs. PUJIANTO, M.Pd | Sekretaris | BPD Dusun Krajan |
4. | ARIYANTO | Anggota | BPD Dusun Palurejo |
5. | RIDWAN | Anggota | BPD Dusun Palurejo |
6. | KASIYONO | Anggota | BPD Dusun Muncar Baru |
7. | KHAIRUL IMAM, SH | Anggota | BPD Dusun Muncar Baru |
8. | GATOT JOYO PURNOMO, S.Sos, S.pd | Anggota | BPD Dusun Krajan |
9. | VENNY OKE WAHYUNI | Anggota | BPD Keterwakilan Perempuan |
LPMD Terdiri dari 7 anggota diantaranya :
No | Nama | Jabatan | Ket |
1. | WAHYU SUWANDONO, S.E | KETUA | – |
2. | ACHMAD SUBAKIR | BENDAHARA | – |
3. | WITRIANA, AMd.Keb | Sie. KESEHATAN | – |
4. | Drs. LASIMAN | Sie. PENDIDIKAN | – |
5. | Drs.KIKI MURDIONO | Sie. PEMBANGUNAN | – |
6. | DIDIK OVIATURROCHMAN, S.Pd | Sie. PEMUDA OLAHRAGA | – |
7. | M. UNTUNG | Sie. LINGKUNGAN HIDUP | – |
PKK Desa Tembokrejo
No | NAMA | JABATAN | Ket |
1 | NY. DESSI SUHARIYANTI RAHAYU | KETUA TP PKK TEMBOKREJO | – |
2 | NY. SALIMATUL FUADA, S.Si | WAKIL TP PKK TEMBOKREJO | – |
3 | NY. ISVA LASMAYA | BENDAHARA I | – |
4 | NY. HAMIDAH | BENDAHARA II | – |
5 | NY. SULASTIN | SEKRETARIS I | – |
6 | NY. USWATUN HASANAH | SEKRETARIS II | – |
7 | NY. SUMIRAH | KETUA POKJA I | – |
8 | NY. EVI YULIANTI | WAKIL | – |
9 | NY. MARYAMI | SEKRETARIS | – |
10 | NY. WOLU WIDIYANINRUM | ANGGOTA | – |
11 | NY. SAMIYAH | ANGGOTA | – |
12 | NY. SUPINI | KETUA POKJA II | – |
13 | NY. HARTATIK LESTARIYANI | WAKIL | – |
14 | NY. LULI HARTATIK | SEKRETARIS | – |
15 | NY. YESSI FATIM ASTAGINA | ANGGOTA | – |
16 | NY. ZAITUN NUROH | ANGGOTA | – |
17 | NY. LILIK SUGIARTI | KETUA POKJA III | – |
18 | NY. SUSFIATI NINGSIH | WAKIL | – |
19 | NY. UMI SULATIN | SEKERTARIS | – |
20 | NY. SUNARTI | ANGGOTA | – |
21 | NY. RUSIYANI | ANGGOTA | – |
22 | NY. SULAMI | KETUA POKJA IV | – |
23 | NY. ANA WAHYU ANITA | WAKIL | – |
24 | NY. KOLYAWATI | SEKRETARIS | – |
25 | NY. UMI ROHAYATUN | ANGGOTA | – |
26 | NY. AMELIA PUSPITA SARI | ANGGOTA | – |
BUMDes
–
Posyandu
NO | NAMA POSYANDU | ALAMAT POSYANDU | JENIS POSYANDU | STRATA POSYANDU | NAMA KETUA | JUMLAH KADER |
1 | MINAK JINGGO | DSN KRAJAN RT 003 RW 019 | BALITA | PURNAMA | HENI EKA ANGGRAINI | 5 |
2 | HASANUDIN | DSN KRAJAN RT 002 RW 014 | BALITA | PURNAMA | MASFURI HANDAYANI | 5 |
3 | UNTUNG SUROPATI | DSN KRAJAN RT 002 RW 001 | BALITA | MANDIRI | HARIYANI | 5 |
4 | KARTINI | DSN KRAJAN RT 003 RW 011 | BALITA | PURNAMA | NOVIANA SEPTAMUKTI | 5 |
5 | SULTAN AGUNG | DSN KRAJAN RT 002 RW 016 | BALITA | PURNAMA | SESANI | 5 |
6 | DAMAR WULAN | DSN KRAJAN RT 002 RW 004 | BALITA | PURNAMA | SITI WARDIYAH | 5 |
7 | CUT NYAK DIEN | DSN KRAJAN RT 002 RW 019 | BALITA | PURNAMA | SITI AMINAH | 5 |
8 | TEUKU UMAR | DSN KRAJAN RT 002 RW 009 | BALITA | PURNAMA | KARNITI | 5 |
9 | DIPONEGORO | DSN KRAJAN RT 001 RW 007 | BALITA | PURNAMA | LILIK SUPRIYANINGSEH | 5 |
10 | IMAM BONJOL | DSN KRAJAN RT 001 RW 005 | BALITA | PURNAMA | FITRI ANDRIANI | 5 |
11 | TAMBAN | DSN MUNCAR BARU RT 001 RW 004 | BALITA | PURNAMA | DEWI KUNTI | 5 |
12 | BADER | DSN MUNCAR BARU RT 002 RW 007 | BALITA | PURNAMA | HAMIDAH | 5 |
13 | BANDENG | DSN MUNCAR BARU RT 002 RW 002 | BALITA | PURNAMA | DWI WARASWATI | 5 |
14 | KAKAP | DSN MUNCAR BARU RT | BALITA | PURNAMA | SITI AMINAH | 5 |
15 | MUJAIR | DSN MUNCAR BARU | BALITA | PURNAMA | PAHMI TRI LELIANA | 5 |
16 | BANYAR | DSN MUNCAR RT 001 RW 008 | BALITA | PURNAMA | ARENI AMBARWATI | 5 |
17 | TERI | DSN MUNCAR RT 002 RW 008 | BALITA | PURNAMA | SULIS SETIAWATI | 5 |
18 | TENGIRI | DSN MUNCAR RT 001 RW 006 | BALITA | PURNAMA | SAMUNAH | 5 |
19 | LAYUR | DSN MUNCAR RT 001 RW 004 | BALITA | PURNAMA | SAMA | 5 |
20 | CUMI-CUMI | DSN MUNCAR RT 001 RW 013 | BALITA | PURNAMA | SAHRIYAH | 5 |
21 | TERIBANG | DSN MUNCAR RT 002 RW 002 | BALITA | PURNAMA | ASNAIYAH | 5 |
22 | TONGKOL | DSN MUNCAR RT 001 RW 012 | BALITA | PURNAMA | HOLIYAH | 5 |
23 | NUSA INDAH | DSN PALUREJO RT 002 RW 015 | BALITA | PURNAMA | PONITIK | 5 |
24 | BOUGENVIL | DSN PALUREJO RT 002 RW 009 | BALITA | PURNAMA | BAITUR RAHMANINGSIH | 5 |
25 | KENANGA | DSN PALUREJO RT 003 RW 005 | BALITA | PURNAMA | ISTIFADAH | 5 |
26 | MAWAR | DSN PALUREJO RT 001 RW 017 | BALITA | PURNAMA | RIKA INDRAWATI | 5 |
27 | TERATAI | DSN PALUREJO RT 003 RW 017 | BALITA | PURNAMA | MUNAWAROH | 5 |
28 | EFORBIA | DSN PALUREJO RT 001 RW 008 | BALITA | PURNAMA | PIPIT HARIYANTI | 5 |
29 | MELATI | DSN PALUREJO RT 003 RW 016 | BALITA | PURNAMA | NOVITA SARI | 5 |
30 | ANGGREK | DSN PALUREJO RT 003 RW 0011 | BALITA | PURNAMA | YOLANDA FISTA FARDILAH | 5 |
31 | CEMPAKA | DSN PALUREJO RT 002 RW 014 | BALITA | PURNAMA | LULI HARTATIK | 5 |
32 | SEDAP MALAM | DSN PALUREJO RT 002 RW 001 | BALITA | PURNAMA | HANA NOVITASARI | 5 |
33 | KAMBOJA | DSN PALUREJO RT 001 RW 003 | BALITA | PURNAMA | SUSANTI | 5 |
Budaya dan Tradisi
–
Fasilitas dan Layanan
–
Potensi Wisata
- Wisata Situs Umpak Songo
- Wisata Situs Siti Hinggil
- Wisata Pura Agung Blambangan
- Wisata Taman Suropati
- Wisata Pantai Satelit
APBDes Desa Tembokrejo
Peta Wilayah Desa
–
Infografis Tentang Kependudukan Desa
Jumlah Penduduk : 32.415 Jiwa
Laki-Laki : 16.395 Jiwa
Perempuan : 16.020 Jiwa
Jumlah Kepala Keluarga (KK) : 12.715 Jiwa
Jumlah Penduduk Menurut Agama/Kepercayaan
Penduduk beragama Islam : 642 Jiwa
Penduduk beragama Hindu : 211 Jiwa
Penduduk beragama Kristen : 369 Jiwa
Penduduk beragama Katholik : 140 Jiwa
Penduduk beragama Budha : 31 Jiwa
Penduduk beragama Konghuchu : 22 Jiwa
DATA KEPENDUDUKAN TAHUN 2023
No. | Kelompok Umur (Tahun) | Laki-Laki | Perempuan | Jumlah | Prosentase (%) |
1. | 0 – 4 | 1.085 Jiwa | 1.005 Jiwa | 2.090 Jiwa | 6,36% |
2. | 5 – 9 | 2.359 Jiwa | 2.332 Jiwa | 4.691 Jiwa | 14,28% |
3. | 10 – 14 | 616 Jiwa | 596 Jiwa | 1.212 Jiwa | 3,69% |
4. | 15 – 19 | 911 Jiwa | 956 Jiwa | 1.867 Jiwa | 5,68% |
5. | 20 – 24 | 782 Jiwa | 776 Jiwa | 1.558 Jiwa | 4,74% |
6. | 25 – 29 | 1.198 Jiwa | 1.402 Jiwa | 2.600 Jiwa | 7,91% |
7. | 30 – 34 | 1.356 Jiwa | 1.516 Jiwa | 2.872 Jiwa | 8,74% |
8. | 35 – 39 | 1.269 Jiwa | 1.078 Jiwa | 2.347 Jiwa | 7,14% |
9. | 40 – 44 | 978 Jiwa | 974 Jiwa | 1.952 Jiwa | 5,94% |
10. | 45 – 49 | 919 Jiwa | 917 Jiwa | 1.836 Jiwa | 5,59% |
11. | 50 – 54 | 1.012 Jiwa | 1.012 Jiwa | 2.024 Jiwa | 6,16% |
12. | 55 – 59 | 993 Jiwa | 992 Jiwa | 1.985 Jiwa | 6,04% |
13. | 60 – 64 | 1.115 Jiwa | 1.024 Jiwa | 2.139 Jiwa | 6,51% |
14. | 65 + | 1.257 Jiwa | 1.985 Jiwa | 3.242 Jiwa | 11,20% |
Jumlah | 15.850 Jiwa | 16.565 Jiwa | 32.415 Jiwa | 100,00% | |
Info Geografis Desa
Luas Wilayah Desa : 547,918 Ha
Terdiri dari
- Tanah sawah seluas : 290,322 Ha
- Tanah tadah hujan seluas : –
- Tanah tegalan seluas : –
- Tanah pekarangan : 222,518 Ha
- Tanah hutan produktif : –
- Tanah perkebunan seluas : –
Tanah kuburan, sungai, jalan dan tanah lainnya : 35,078 Ha
Pekerjaan Utama
- Petani : 5.472 Jiwa
- Buruh tani : 4.161 Jiwa
- Nelayan : 6352 Jiwa
- Pedagang : 4.523 Jiwa
- Pegawai Negeri : 230 Jiwa
- TNI/POLRI : 34 Jiwa
- Pensiunan : 153 Jiwa
- Mantri Kesehatan : 4 Jiwa
- Bidan : 10 Jiwa
- Dokter : 4 Jiwa
- Karyawan Perusahaan/Pabrik : 2.080 Jiwa
- Lain-lain : 0 Jiwa
Pendidikan
Tingkat Pendidikan Tahun 2023
No. | Pendidikan | L | P | Jumlah |
1. | Tidak Tamat SD | 212 | 212 | 424 |
2. | Tamat SD | 306 | 125 | 431 |
3. | Tidak Tamat SLTP | 322 | 365 | 687 |
4. | Tamat SLTP | 2.345 | 1.735 | 4.080 |
5. | Tidak Tamat SLTA | 456 | 814 | 1.270 |
6. | Tamat SLTA | 6.593 | 6.241 | 12.834 |
7. | Tamat D-1/Sederajat | 123 | 213 | 336 |
8. | Tamat D-2/Sederajat | 87 | 46 | 133 |
9. | Tamat D-3/Sederajat | 453 | 551 | 1.004 |
10. | Tamat S-1/Sederajat | 990 | 1011 | 2.001 |
11. | Tamat S-2/Sederajat | 57 | 65 | 122 |
12. | Tamat S-3/Sederajat | 2 | 3 | 5 |
Jumlah | 11.946 | 11.381 | 23.327 | |
Distribusi Penduduk
–
Data Historis
–
