Tentang Desa

Selamat Datang di Portal Desa

Selamat pagi yang penuh kehangatan kepada seluruh warga Desa Tembokrejo, Banyuwangi!

Saya merasa sangat bahagia bisa berada di tengah-tengah kalian hari ini. Desa Tembokrejo benar-benar menjadi contoh gemilang bagi Banyuwangi dalam menjaga kelestarian alam dan budaya yang kaya. Dikelilingi oleh keindahan alam yang memesona dan dihiasi oleh keramahan serta semangat gotong royong yang luar biasa, Desa Tembokrejo sungguh memancarkan pesona tersendiri.

Melalui kesempatan ini, mari kita tingkatkan kerja sama dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memajukan desa ini lebih baik lagi. Teruslah menjaga kearifan lokal serta keindahan alam yang ada, agar Desa Tembokrejo tetap menjadi destinasi yang memikat bagi wisatawan dan tempat yang nyaman bagi seluruh warganya.

Terima kasih atas sambutan hangat dan kehadiran kalian semua hari ini. Mari kita bersama-sama mewujudkan masa depan yang cerah dan berkelanjutan untuk Desa Tembokrejo, Banyuwangi yang kita cintai.

 

Perangkat Desa

Sejarah Desa

Dalam Negara Kertagama maupun Pararaton, wilayah Banyuwangi dikenal dengan nama BLAMBANGAN yang disebut juga Toyarum atau Tirtoarum dan nama Blambangan disebut Barangbrangan ( Jawa Kuno ) artinya tempat penyeberangan barang-barang karena disebelah timur Wilayah Banyuwangi terdapat Selat Bali. Wilayah Banyuwangi kaya dan sangat potensial akan tinggalan Arkeologis, terutama daerah Desa Tembokrejo sehingga perlu dilakukan penelitian secara Arkeologis, antara lain

  1. SITUS SITI INGGIL

    Situs tradisi  megalitik berupa  zigurat  ( tanah  tinggi ) yang  bahasa jawa di  sebut SITI INGGIL  dan  sampai  saat  sekarang tempat itu lazim  disebut SETINGGIL. Situs   ini   terletak di Dusun Muncar Desa  Tembokrejo  dan  Lingkungan Siti Inggil menjadi pemukiman penduduk yang ramai.  Indikasi  temuan di  Situs  Siti  Inggil berupa  batu  bata dan  batu batu besar menumpuk  menyerupai  bukit  dan  diantaranya   batu    batu    tersebut   terdapat    bekas   telapak  kaki manusia, konon ceritanya adalah telapak kaki Prabu Menak Jinggo
  2. Situs GUMUK KLINTING dan  GUMUK MAS

    Situs GUMUK KLINTING dan  GUMUK MAS  yang  terletak  di Dusun  Palurejo  (Paludem)  juga     merupakan    ziggurat     seperti  Siti  Inggil dan pernah       ditemukan     barang – barang      antik  yang  bentuknya seperti   Gentha atau  klinthing yang  terbuat  dari tanah  liat  sehingga tempat itu disebut Gumuk Klinthing.
  3. Situs  GUMUK  JADAH

    Situs  GUMUK  JADAH  yang  terletak  di  Dusun  Palurejo,  disini ditemukan beberapa  Ompak  yang   terbuat  dari   batu   berukuran  besar   sebanyak  12  buah yang    menyerupai  Jadah  ( kue yang  terbuat dari beras ketan ) sehingga tempat itu di sebut Gumuk Jadah.
  4. Situs GUMUK PUTRI

    Situs   GUMUK PUTRI terletak  di   Dusun   Palurejo  berdekatan dengan   Gumuk  Jadah dan  Situs ini pernah  di   temukan   sebuah patung  terbuat  dari  batu seperti putri cantik,  sebuah  fragmen  arca batu pada  masa Hinduistik, dan tempat  itu disebut  Gumuk  Putri
  5. SITUS OMPAK  SONGO

    Situs  OMPAK  SONGO   di  Dusun   Krajan   mempunyai  sejarah tersendiri.   Tempat      itu      pada  tahun 1928  pernah   di     kunjungi    oleh  Raja  Jawa  yaitu      Sinuwun PAKU   BUWONO    ke   X dari Kasultanan  Surakarta  Hadiningrat dan pada saat   itu  tempat  tersebut   belum   memiliki   nama,  dan  dari  hasil penemuan tersebut ditemukan.

    Ompak  (  bahasa   Jawa  Ondhag – ondhagan )   berjumlah  9  maka dinamakan   Ompak   Songo.   Ompak   Songo   banyak   ditemukan barang – barang  kuna  yang bercorak Hinduistik antara  lain fragmen grabah,   barang   pecah   belah  fragmen   keramik   asing   dan   lainsebagainya

Proses  penelitian  diluar  Desa   Tembokrejo  juga  ditemukan  Situs Bale Kambang,  situs  tersebut berupa zigurat  dari  gundukan  tanah  yang  tinggi yang  terletak di  Desa Blambangan  tepatnya  disebelah barat Desa Tembokrejo.          

Situs  Tembok  yang  tingginya  kurang  lebih 2 meter  dan  Tembok tersebut  oleh  masyarakat  disebut LUNGUR  yang  terletak di Desa Blambangan   dan   Tembokrejo   yaitu   dari  arah   Bale   Kambang  membujur   ke    timur   dengan   perbatasan   Dusun   Sukosari   dan kemudian ke timur disebelah  sungai ( kali ) Mangil terus ke  selatan melalui  Dusun  Muncar  Baru,  kemudian   keselatan  yang   disebut Gumuk   Sepur,  karena    Tembok   atau   Lungur   yang   membujur keselatan menyerupai Sepur ( Kereta Api ). Dan  Tembok  atau  Lungur  tersebut   berupa  gundukan  tanah,  dan setelah diteliti  didalamnya  terdapat batu bata yang berukuran besar Maka dapat diasumsikan bahwa Tembok tersebut dahulu kala adalah Tembok atau benteng keliling Keraton Blambangan pada masa Pemerintahan Kerajaan Majapahit.

Disebelah timur Ompak Songo juga pernah ditemukan tanda-tanda Tembok diluar sisi timur yang membujur dari selatan ke utara dan pernah ditemukan fragmen unsur bangunan Gapura atau Pintu Gerbang dari bahan batu kali. Dengan demikian dapat diasomsikan bahwa Ompak Songo dahulu adalah Pusat Pemerintahan Kerajaan Blambangan. Dan Keraton Blambangan diasomsikan menghadap ke timur, terbukti dengan temuan Gapuro disebelah timur. Jika bekas Keraton Blambangan menghadap ke timur maka dapat diasumsikan bahwa Siti Inggil, Gumuk Klinting, dan Gumuk Mas pada masa lalu berfungsi sebagai tempat Pos Prajurit Blambangan untuk mengintai para pendatang atau musuh yang datang dari arah timur, karena situs-situs tersebut terletak didekat dengan pantai.

Adapun Gumuk Putri terbukti pernah ditemukan sebuah arca yang menyerupai Putri Cantik, adapun arca tersebut pada masa meletusnya pemberontakan G.30.S / PKI tahun 1965 banyak yang di rusak oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab. Dan Gumuk Jadah dapat diasomsikan pada masa lalu berdiri sebuah bangunan berbentuk Joglo dengan  tiang  penyangga ( Soko guru ) sebanyak 12 buah karena ditemukan Ompak dari batu yang menyerupai Jadah. Dan tempat itu diperkirakan sebagai tempat peristirahatan para prajurit. Kemudian dapat diasomsikan pula tentang Bale Kambang, bahwa pada masa lalu adalah Taman Sari atau Taman Kaputren dan Bale Kambang disebut juga Taman Bale Kambang.

Dari hasil temuan-temuan Situs tersebut diatas adalah Situs-situs yang paling potensial dan tempat bersejarah atas peninggalan Kerajaan Blambangan atau disebut Kedaton Wetan yang sekaligus sebagai CIKAL BAKAL proses terjadinya Desa Tembokrejo.

Dari hasil temuan – temuan tersebut diatas pada masa itu adalah pada masa Pemerintahan Kerajaan Majapahit duduk seorang Raja Putri, kalau didalam Sejarah bernama RATU SUHITA adapun  kalau didalam cerita Rakyat RATU KENCONO WUNGU.

RATU SUHITA mempunyai saudara yang bernama BRE TUMAPEL, kalau dalam ceritera rakyat disebut LOGENDER dan berpangkat Patih WARONGKO DALEM. Dan   pada   masa    Pemerintahan   Ratu   SUHITA   ada    beberapa keluarga Raja yang ingin memisahkan dari kekuasaan Majapahit  karena   tidak  puas dengan   kebijakan  Raja, terutama seorang Adipati  Brang  Wetan  yaitu Kerajaan Blambangan  yang  pada masa itu duduk seorang Adipati,  kalau  didalam  sejarah  bernama BRE WIRABUMI, dan  kalau  dalam  ceritera rakyat bernama  ADIPATI  MENAK  JINGGO atau HURU BISMO, yang masa kecilnya bernama JOKO UMBARAN dia adalah anak Adipati Pasuruhan yang bernama BANDARAN SUBALI.

Karena   Majapahit  dan   Blambangan   terjadi   peperangan, konon ceriteranya kemenangan  dipihak Blambangan karena Adipati MENAK JINGGO  memiliki kesaktian  yang  tinggi. Kemudian Ratu SUHITA  mengambil siasat  langkah  kebijaksanaan untuk menumpas Adipati MENAKJINGGO dengan cara mendirikan suatu sayembara pilih tanding. Dan isi sayembara adalah barang  siapa  yang bisa  menaklukkan dan menangkap  Adipati   MENAK  JINGGO   hidup   atau   mati,  kalau perempuan  akan  diangkat menjadi saudara Raja.VNamun apabila  laki-laki  akan  dinobatkan  sebagai Raja  Majapahit  serta  menjadi  suami  Ratu SUHITA.

Al hasil  Ratu SUHITA  mendapatkan  seorang  Senopati  yang masih  muda  dan  tampan,  serta   memiliki   kesaktian  yang   tinggi  yaitu  anak  seorang  Patih   Majapahit  yaitu   Patih  UDORO   yang   bernama   RADEN GAJAH  kalau   dalam  ceritera  rakyat  bernama DAMAR WULAN.

Akhirnya  Blambangan  dapat di tumpas Adipati  MENAK JINGGO  dapat  di bunuh dan di  penggal  kepalanya  dengan  bantuan   kedua   istri selir Adipati MENAK JINGGO yang bernama DYAH  WAITO dan DYAH  PUYENGAN dengan  menggunakan pusakanya Adipati   MENAK JINGGO   sendiri  dan  pusaka  tersebut   bernama  GODO  WESI KUNING dan PEDANG SUKOYONO.

Konon   ceriteranya   pusaka   tersebut   berasal   dari  kedua  tanduk  KERBAU atau KEBO MARCUWET dari Bali. Setelah   Blambangan   runtuh   ibarat   sapu   lidi   tanpa  tali  (suh) tidak mempunyai pemimpin yang melindungi, maka terjadilah urbanisasi dan perpindahan penduduk antara lain pindah ke Bali dan daerah lain di luar wilayah Blambangan untuk mencari penghidupan baru.

Akhirnya Blambangan  lambat laun  menjadi  sepi  karena   perpindahan  penduduk  dan   akhirnya   pula  Blambangan   menjadi hutan lagi. Kejadian peperangan Majapahit  dengan  Blambangan  bukan  hanya   Blambangan  saja  yang   mengalami   kehancuran,  tetapi  Majapahit  juga   mengalami  yang  sama  dan  dalam  sejarah  atas   kehancuran Majapahit digambarkan sebagai : “ SIRNA ILANG KERTANING BUMI  kata-kata  diatas berasal dari  bahasa  Sangsekerta  yang  berarti   tahun  1400,  sedang  dalam tahun  masehi adalah Tahun 1478.

Dalam  kurun waktu yang sangat panjang dari  tahun  ke tahun kemudian Bumi Blambangan  di datangi  oleh  banyak  orang  dari luar  Blambangan dengan   tujuan   untuk  hidup  bermasyarakat  dan mengajak  orang-orang  yang  masih   tertinggal di Blambangan untuk membangun sebuah perkampungan  dengan   cara  membabat   hutan  dan   kejadian tersebut sekitar tahun 1922.

Dan  pada  saat   pembabatan  hutan  di   temukan   sebuah Tembok  yang  pada  saat  itu  juga  di  sebut LUNGUR yang  membentang  dari  Bale  Kambang ( sekarang  berada  di desa Blambangan )  membujur ke  timur  dan  keselatan  seperti  uraian  di  atas.                                             

Dan  tempat itu semakin  ramai ( rejo ) karena tambahnya para   pendatang, maka dengan  telah di temukan TEMBOK dan wilayah  semakin  ramai  atau REJO  maka  tempat  itu  di  namakan :

TEMBOKREJOyang berasal dari dua kata TEMBOK dan REJO.

Sesuai dengan perkembangan jaman, Tembokrejo menjadi sebuah Desa yang konon wilayahnya meliputi dari  Kumendung membujur ke selatan sampai Sumberberas atau Mberasan  dengan  di  pimpin  oleh  seorang  Tokoh  Masyarakat  ( sesepuh desa )  bernama  SURO SEWU. Dengan   demikian  dapat   diasomsikan  kuat,  bahwa  Desa Tembokrejo berdiri tahun 1922 karena hutan  di  Bumi  Blambangan   dibabat  pada   tahun 1922.

Kepala Desa SURO SEWU dalam memimpin Desa selama   kurang lebih 1 tahun  dan  diganti  oleh  Kepala  Desa  yang  baru   bernama H. DHU, begitu pula Kepala Desa H. DHU mempimpin desa kurang lebih selama 1,5 tahun dan Pusat   Pemerintahannya di Kedungrejo. Kemudian Kepala Desa H. DHU di gantikan oleh Kepala Desa  bernama RAIS dan mempimpin desa kurang lebih selama 1,5 tahun.

Dengan kondisi tanah pertanian yang subur  dan penghasilan  ikan di laut  sangat  banyak,  maka  daerah itu semakin ramai  dan   semakin padat  penduduknya, akhirnya  sesuai  dengan   tuntutan   jaman  dan tuntutan  masyarakat, maka  Desa  Tembokrejo  yang  di  kala  itu  di pecah menjadi 4 Desa yaitu :

  1. Desa Sumbersewu.
  2. Desa Tembokrejo.
  3. Desa Kedungrejo.
  4. Desa Sumberberas atau Mberasan.

Setelah Desa Tembokrejo menjadi Desa sendiri, maka  Desa   Tembokrejo memiliki batas – batas  sebagai berikut :

<  Sebelah utara         :  Desa Sumbersewu.

<  Sebelah timur         :  Selat Bali.

<  Sebelah selatan      :  Desa Kedungrejo

<  Sebelah barat         :  Desa Blambangan dan Desa Bagorejo.

Dari hasil keterangan dari para Nara Sumber serta bukti  yang nyata,   tentang beberapa orang Kepala Desa dan Carik ( Sekretaris Desa )  yang   telah   memimpin   Desa  Tembokrejo, antara lain :                                                                                                         

No.

NAMA

KEPALA DESA

NAMA

CARIK

( SEKDES )

MENJABAT

TAHUN

KET

1

Rd. JOYO SUKIRNO

1926 -1929

 

 

2

SADALI

1929 -1931

 

 

3

SUJIYO

SUTAHAM

3 BULAN

 

 

4

MARTO SENTONO

Alias MARTOKANCIL

SUTAHAM

1931 – 1940

 

5

SUTAHAM

KASIDI

SUNARDI

1940 -1960

1960 – 1975

 

6

M. NARDI

SUNARDI

SUPRIYADI

1975 – 1990

1990 -1999

 

7

Drs. AGUS SANTOSO

SUPRIYADI

2000 – 2006

 

 

8

SUMARTO

SUPRIYADI

PURNOMO

2007 – 2010

2011 – 2013

 

9

SUMARTO, SH

PURNOMO

WENDHY PRASETYO, SH. M.Kn

2014 – 2017

2017 – 2019

 

10

ALFEN EFENDI

WENDHY PRASETYO, SH. M.Kn

2019  – Sekarang

 

 

Demikian dari hasil penelitian dan kesimpulan, maka dapat diasomsikan bahwa Desa Tembokrejo berdiri sekitar tahun 1922 dan Situs-situs peninggalan Sejarah Blambangan pada masa Pemerintahan Kerajaan Majapahit adalah Cikal Bakal proses terjadinya Desa Tembokrejo, dan semoga bermanfaat bagi genarasi seterusnya agar generasi kita dapat mewarisi, mengenal Budaya bangsanya sendiri yang memiliki nilai budaya yang tinggi.    

Profil Desa

Visi-Misi Kepala Desa Tembokrejo disamping merupakan Visi-Misi Kepala Desa Terpilih, juga diintegrasikan dengan keinginan bersama masyarakat desa untuk mengatasi permasalahan yang ada dan pengembangan Desa ke depan, dimana proses penyusunannya dilakukan secara partisipatif mulai dari tingkat Dusun/ RW sampai tingkat Desa.

Adapun Visi Kepala Desa Tembokrejo sebagai berikut:
Terciptanya Pemerintah Desa yang lebih baik dan masyarakat yang maju dan Sejahtera disegala Bidang”.

Misi merupakan tujuan jangka lebih pendek dari visi yang menunjang keberhasilan tercapainya sebuah visi. Dengan kata lain Misi Desa Tembokrejo merupakan penjabaran lebih operasional dari visi. Penjabaran dari visi ini diharapkan dapat mengikuti dan mengantisipasi setiap terjadinya perubahan lingkungan di masa yang akan datang dari usaha-usaha mencapai visi Desa Tembokrejo.

Dalam meraih visi Desa Tembokrejo seperti yang sudah dijabarkan diatas dengan mempertimbangkan potensi dan hambatan baik internal maupun eksternal, maka disusunlah Misi Desa Tembokrejo diantaranya:

  1. Meningkatkan pembangunan insfrastruktur yang mendukung perekonomian desa, seperti jalan, jembatan serta infrastruktur strategis lainnya.
  2. Meningkatkan pembangunan di bidang kesehatan untuk mendorong derajat kesehatan masyarakat agar dapat bekerja lebih optimal dan memiliki harapan hidupnyang lebih panjang.
  3. Meningkatkan pembangunan di bidang pendidikan untuk mendorong peningkatan kualitas sumberdaya manusia agar memiliki kecerdasan dan daya saing yang lebih baik.
  4. Meningkatkan pembangunan ekonomi dengan mendorong semakin tumbuh dan berkembangnya, pembangunan di bidang pertanian dalam arti luas, industri, perdagangan dan perikanan.
  5. Menciptakan tata kelola pemerintah yang baik (good govermance) berdasarkan demokrasi, transparansi, penegakan hukum, berkedilan, kesetaraan gender dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
  6. Mengutamakan pelestarian sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan dan pemerataan pembangunan guna meningkatkan perekonomian.

 

Desa Tembokrejo terdiri dari 4 Dusun yaitu:

  1. Dusun Krajan
  2. Dusun Muncar Baru
  3. Dusun Muncar
  4. Dusun Palurejo

DAFTAR NAMA KETUA RT DAN RW

Jumlah RT  : 167 RT                     
Jumlah RW : 62 RW

NO

NAMA

P/L

JABATAN

Dusun

KETUA RW

KETUA RT

1

2

 

4

5

6

1

Totot Jatmiko

L

Krajan

KETUA RW.1

 

2

Budiyanto

L

Krajan

 

1

3

Suprayitno

L

Krajan

 

2

4

Agus Siswanto

L

Krajan

 

3

5

Dwi Nurhadi

L

Krajan

KETUA RW.2

 

6

Bambang Permadi

L

Krajan

 

1

7

Sugito

L

Krajan

 

2

8

Nurul Farida

P

Krajan

 

3

9

Suroso

L

Krajan

KETUA RW.3

 

10

Meseran

L

Krajan

 

1

11

Edy Siswanto

L

Krajan

 

2

12

Iksanul Huda

L

Krajan

KETUA RW.4

 

13

Sukandar

L

Krajan

 

1

14

Dwi rahayu

P

Krajan

 

2

15

Jumingan

L

Krajan

 

3

16

Sugiyanto

L

Krajan

KETUA RW.5

 

17

Kasbun Faqih

L

Krajan

 

1

18

Sumirin

L

Krajan

 

2

19

Roni Febri Wicaksono

L

Krajan

 

3

20

M. Rudy Suhartono

L

Krajan

KETUA RW.6

 

21

Subandi

L

Krajan

 

1

22

Santoso

L

Krajan

 

2

23

Sugiyono

L

Krajan

 

3

24

Rudi Hartono

L

Krajan

KETUA RW.7

 

25

Suparto

L

Krajan

 

1

26

Moh.Yusron

L

Krajan

 

2

27

Sutikno

L

Krajan

 

3

28

Sopingi

L

Krajan

KETUA RW.8

 

29

Siswantoro

L

Krajan

 

1

30

Sugiman

L

Krajan

 

2

31

Edy Waluyo

L

Krajan

KETUA RW.9

 

32

Wagiran

L

Krajan

 

1

33

Didik Presti Wahyono

L

Krajan

 

2

34

Sutrisno

L

Krajan

 

3

35

Santoso

L

Krajan

KETUA RW.10

 

36

Suyoto

L

Krajan

 

1

37

Kasiyanto

L

Krajan

 

2

38

Anwar

L

Krajan

 

3

39

Sumiran

L

Krajan

KETUA RW.11

 

40

Agus Rifa’i

L

Krajan

 

1

41

Mujiono

L

Krajan

 

2

42

Sugiyono

L

Krajan

 

3

43

Slamet Utomo

L

Krajan

KETUA RW.12

 

44

Sutrisno

L

Krajan

 

1

45

Mulyani

P

Krajan

 

2

46

Ngalim

L

Krajan

 

3

47

Abdul Hamid

L

Krajan

KETUA RW.13

 

48

M.Mustofa

L

Krajan

 

1

49

Muhammad Taufik

L

Krajan

 

2

50

M. Ruswandi

L

Krajan

 

3

51

Syaiful Hidayat

L

Krajan

KETUA RW.14

 

52

Mispan

L

Krajan

 

1

53

Danus Siswo

L

Krajan

 

2

54

Poniman

L

Krajan

 

3

55

M.Irvan Alim

L

Krajan

KETUA RW.15

 

56

Subari

L

Krajan

 

1

57

Ponidi

L

Krajan

 

2

58

Sarmon

L

Krajan

 

3

59

Evan Fauzi

L

Krajan

KETUA RW.16

 

60

M.Mahpud

L

Krajan

 

1

61

Nurul Huda

L

Krajan

 

2

62

Ihwan

L

Krajan

 

3

63

Hery Sudaryono

L

Krajan

KETUA RW.17

 

64

Tarmuji

L

Krajan

 

1

65

Soeryanto

L

Krajan

 

2

66

Eko Wahyudi

L

Krajan

KETUA RW.18

 

67

Dwi Wahyudi

L

Krajan

 

1

68

Romadhon

L

Krajan

 

2

69

Saroni

L

Krajan

 

3

70

Moch. Rozali

L

Krajan

KETUA RW.19

 

71

Suryo Ardoko

L

Krajan

 

1

72

Muhammad 

L

Krajan

 

2

73

Jarwo

L

Krajan

 

3

74

Subadi

L

Krajan

KETUA RW.20

 

75

Munawi

L

Krajan

 

1

76

Purnomo Hadi Gusmanto

L

Krajan

 

2

77

Slamet Hadiyanto

L

Muncar Baru

KETUA RW.1

 

78

Hariyanto

L

Muncar Baru

 

1

79

Sukirman

L

Muncar Baru

 

2

80

Maslur

L

Muncar Baru

 

3

81

Suryati

L

Muncar Baru

KETUA RW.2

 

82

Eko Wahyu Widarianto

L

Muncar Baru

 

1

83

Lucki Prasetya

L

Muncar Baru

 

2

84

Dodik Irianto

L

Muncar Baru

 

3

85

Moh Solehudin

L

Muncar Baru

KETUA RW.3

 

86

Ervan Efendi

L

Muncar Baru

 

1

87

Mat Juri

L

Muncar Baru

 

2

88

Hosni

L

Muncar Baru

 

3

89

Suryadi Irawan

L

Muncar Baru

KETUA RW.4

 

90

Achmad Yusuf Efendi

L

Muncar Baru

 

1

91

Komariyah

P

Muncar Baru

 

2

92

Ahsin

L

Muncar Baru

 

3

93

Rifa’i

L

Muncar Baru

KETUA RW.5

 

94

Slamet Santoso

L

Muncar Baru

 

1

95

Suhairi

L

Muncar Baru

 

2

96

Mastur Firdaus

L

Muncar Baru

 

3

97

Haryono

L

Muncar Baru

KETUA RW.6

 

98

Sama’i

L

Muncar Baru

 

1

99

Agustiawan

L

Muncar Baru

 

2

100

Bambang Hariyono

L

Muncar Baru

 

3

101

Moch. Su’udi

L

Muncar Baru

KETUA RW.7

 

102

Okik Wirasandi

L

Muncar Baru

 

1

103

Junaidi

L

Muncar Baru

 

2

104

Samsul Anton

L

Muncar Baru

 

3

105

Suyitno

L

Muncar Baru

KETUA RW.8

 

106

Rasidi

L

Muncar Baru

 

1

107

Mariyono

L

Muncar Baru

 

2

108

Achmad Junaidi

L

Muncar Baru

 

3

109

Mastur 

L

Muncar Baru

KETUA RW.9

 

110

Suwandi

L

Muncar Baru

 

1

111

Ma’rup

L

Muncar Baru

 

2

112

Solikin

L

Muncar Baru

 

3

113

Ahmad Sugiono

L

Muncar Baru

KETUA RW.10

 

114

Rudi Wahyu Iswanto

L

Muncar Baru

 

1

115

Rido’i Hariyanto

L

Muncar Baru

 

2

116

Indra Rizkiawati

L

Muncar 

KETUA RW.1

 

117

Bambang Sugianto

L

Muncar 

 

1

118

Sujarwo

L

Muncar 

 

2

119

Suyono

L

Muncar 

KETUA RW.2

 

120

As’ari

L

Muncar 

 

1

121

Yogie Okta Firdaus

L

Muncar 

 

2

122

Heriyanto

L

Muncar 

KETUA RW.3

 

123

H.Nurhadi

L

Muncar 

 

1

124

Ahmad Yani

L

Muncar 

 

2

125

Dulkawi

L

Muncar 

KETUA RW.4

 

126

Moh Munir

L

Muncar 

 

1

127

Wiwik Handayani

P

Muncar 

 

2

128

Makbul Ghozali

L

Muncar 

KETUA RW.5

 

129

Chairul Rizal

L

Muncar 

 

1

130

Sugiyono

L

Muncar 

 

2

131

Fatimah

P

Muncar 

KETUA RW.6

 

132

Rahmat Hidayat

L

Muncar 

 

1

133

Yoyok Suhartono

L

Muncar 

 

2

134

Ahmad Zainullah

L

Muncar 

KETUA RW.7

 

135

Juhariyah

L

Muncar 

 

1

136

Erfan

L

Muncar 

 

2

137

Yusuf

L

Muncar 

KETUA RW.8

 

138

Fathor Rohman

L

Muncar 

 

1

139

Larasati

P

Muncar 

 

2

140

Sariyah

P

Muncar 

KETUA RW.9

 

141

Babun

L

Muncar 

 

1

142

Wahid Suryanto

L

Muncar 

 

2

143

Muhamad Nasar

L

Muncar 

KETUA RW.10

 

144

Martono

L

Muncar 

 

1

145

Ahmad Faizal

L

Muncar 

 

2

146

Nanik Husen

L

Muncar 

KETUA RW.11

 

147

Zainol Hosen

L

Muncar 

 

1

148

H.Mansur

L

Muncar 

 

2

149

Misyanto

L

Muncar 

KETUA RW.12

 

150

Sukirno

L

Muncar 

 

1

151

Siti Fatimah

P

Muncar 

 

2

152

Ulfi Lukman Hakim

L

Muncar 

KETUA RW.13

 

153

Susfiatiningsih

P

Muncar 

 

1

154

Soni Agustian Faruq

L

Muncar 

 

2

155

Paiman

L

Palurejo

KETUA RW.1

 

156

Nur Asiya

P

Palurejo

 

1

157

Sukanto

L

Palurejo

 

2

158

Fitriyah

P

Palurejo

 

3

159

Purwadi

L

Palurejo

KETUA RW.2

 

160

Moh. Anas

L

Palurejo

 

1

161

Kusnanto

L

Palurejo

 

2

162

Sayid Qosim

L

Palurejo

 

3

163

Moh.Ridwan

L

Palurejo

KETUA RW.3

 

164

Suntoro

L

Palurejo

 

1

165

Abu Amin

L

Palurejo

 

2

166

Endang Prihatin

P

Palurejo

 

3

167

Mustari

L

Palurejo

KETUA RW.4

 

168

Sarkawi

L

Palurejo

 

1

169

Ahmad Sihono

P

Palurejo

 

2

170

Guntur

L

Palurejo

KETUA RW.5

 

171

Slamet Daroji

L

Palurejo

 

1

172

Qomariyah

P

Palurejo

 

2

173

Buni

L

Palurejo

 

3

174

Matali

L

Palurejo

KETUA RW.6

 

175

Tolak Hari

L

Palurejo

 

1

176

Darum

L

Palurejo

 

2

177

Sahadi

L

Palurejo

 

3

178

Sunardi

L

Palurejo

KETUA RW.7

 

179

Supriyono

L

Palurejo

 

1

180

Wagiyo

L

Palurejo

 

2

181

Munawaroh

P

Palurejo

 

3

182

Khamdani

L

Palurejo

KETUA RW.8

 

183

Suhar

L

Palurejo

 

1

184

Muhammad Qolik

L

Palurejo

 

2

185

Samsudin

L

Palurejo

 

3

186

Sunari

L

Palurejo

KETUA RW.9

 

187

Munir

L

Palurejo

 

1

188

Umi Solatin

P

Palurejo

 

2

189

Adi Kustiawan

L

Palurejo

 

3

190

Ari

L

Palurejo

KETUA RW.10

 

191

Ahmad Kholil

L

Palurejo

 

1

192

Moh Rofik

L

Palurejo

 

2

193

M.Toha

L

Palurejo

 

3

194

Paiman

L

Palurejo

KETUA RW.11

 

195

Wagiman

L

Palurejo

 

1

196

Asnawi

L

Palurejo

 

2

197

Supriyadi

L

Palurejo

 

3

198

Pitoyo

L

Palurejo

KETUA RW.12

 

199

Samsudin

L

Palurejo

 

1

200

Ahmad Hadir

L

Palurejo

 

2

201

Slamet Hermanto

L

Palurejo

 

3

202

Nur Cahyono

L

Palurejo

KETUA RW.13

 

203

Sunarto

L

Palurejo

 

1

204

Suroso

L

Palurejo

 

2

205

Basuki

L

Palurejo

 

3

206

Ari wibowo

L

Palurejo

KETUA RW.14

 

207

Zaenal Arifin

L

Palurejo

 

1

208

Suroso

L

Palurejo

 

2

209

Nur Alim

L

Palurejo

 

3

210

Sunaryo

L

Palurejo

KETUA RW.15

 

211

Buyamin

L

Palurejo

 

1

212

Sujarwoto

L

Palurejo

 

2

213

Yanto

L

Palurejo

 

3

214

SLAMET 

L

Palurejo

KETUA RW.16

 

215

H. Namse

L

Palurejo

 

1

216

P. Sutomo

L

Palurejo

 

2

217

Sumarno

L

Palurejo

 

3

218

Sumedi

L

Palurejo

KETUA RW.17

 

219

Ponimin

L

Palurejo

 

1

220

Sukriyanto

L

Palurejo

 

2

221

Suryono

L

Palurejo

 

3

222

Sucipto

L

Palurejo

KETUA RW.18

 

223

Suwandi

L

Palurejo

 

1

224

Khoirul Anam

L

Palurejo

 

2

225

Amir

L

Palurejo

 

3

226

Deni Kurnia Putra

L

Palurejo

KETUA RW.19

 

227

Sugiyanto

L

Palurejo

 

1

228

Sodikin

L

Palurejo

 

2

229

Rino Budiarto

L

Palurejo

 

3

BPD berjumlah 9 Orang diantaranya :

No

Nama

Jabatan

Ket

1.

MAT IKSAN

Ketua

BPD Dusun Muncar

2.

H. MOH NASIR

Wakil Ketua

BPD Dusun Muncar

3.

Drs. PUJIANTO, M.Pd

Sekretaris

BPD Dusun Krajan

4.

ARIYANTO

Anggota

BPD Dusun Palurejo

5.

RIDWAN

Anggota

BPD Dusun Palurejo

6.

KASIYONO

Anggota

BPD Dusun Muncar Baru

7.

KHAIRUL IMAM, SH

Anggota

BPD Dusun Muncar Baru

8.

GATOT JOYO PURNOMO, S.Sos, S.pd

Anggota

BPD Dusun Krajan

9.

VENNY OKE WAHYUNI

Anggota

BPD Keterwakilan Perempuan

LPMD Terdiri dari 7 anggota diantaranya :

No

Nama

Jabatan

Ket

1.

WAHYU SUWANDONO, S.E

KETUA

2.

ACHMAD SUBAKIR

BENDAHARA

3.

WITRIANA, AMd.Keb

Sie. KESEHATAN

4.

Drs. LASIMAN

Sie. PENDIDIKAN

5.

Drs.KIKI MURDIONO

Sie. PEMBANGUNAN

6.

DIDIK OVIATURROCHMAN, S.Pd

Sie. PEMUDA OLAHRAGA

7.

M. UNTUNG

Sie. LINGKUNGAN HIDUP

PKK Desa Tembokrejo

No

NAMA

JABATAN

Ket

1

NY. DESSI SUHARIYANTI RAHAYU

KETUA TP PKK TEMBOKREJO

2

NY. SALIMATUL FUADA, S.Si

WAKIL TP PKK TEMBOKREJO

3

NY. ISVA LASMAYA

BENDAHARA I

4

NY. HAMIDAH

BENDAHARA II

5

NY. SULASTIN

SEKRETARIS I

6

NY. USWATUN HASANAH

SEKRETARIS II

7

NY. SUMIRAH

KETUA POKJA I

8

NY. EVI YULIANTI

WAKIL

9

NY. MARYAMI

SEKRETARIS

10

NY. WOLU WIDIYANINRUM

ANGGOTA

11

NY. SAMIYAH

ANGGOTA

12

NY. SUPINI

KETUA POKJA II

13

NY. HARTATIK LESTARIYANI

WAKIL

14

NY. LULI HARTATIK

SEKRETARIS

15

NY. YESSI FATIM ASTAGINA

ANGGOTA

16

NY. ZAITUN NUROH

ANGGOTA

17

NY. LILIK SUGIARTI

KETUA POKJA III

18

NY. SUSFIATI NINGSIH

WAKIL

19

NY. UMI SULATIN

SEKERTARIS

20

NY. SUNARTI

ANGGOTA

21

NY. RUSIYANI

ANGGOTA

22

NY. SULAMI

KETUA POKJA IV

23

NY. ANA WAHYU ANITA

WAKIL

24

NY. KOLYAWATI

SEKRETARIS

25

NY. UMI ROHAYATUN

ANGGOTA

26

NY. AMELIA PUSPITA SARI

ANGGOTA

BUMDes

Posyandu

NO

NAMA POSYANDU

ALAMAT POSYANDU

JENIS POSYANDU

STRATA POSYANDU

NAMA KETUA

JUMLAH KADER

1

MINAK JINGGO

DSN KRAJAN RT 003 RW 019

BALITA

PURNAMA

HENI EKA ANGGRAINI

5

2

HASANUDIN

DSN KRAJAN RT 002 RW 014

BALITA

PURNAMA

MASFURI HANDAYANI

5

3

UNTUNG SUROPATI

DSN KRAJAN RT 002 RW 001

BALITA

MANDIRI

HARIYANI

5

4

KARTINI

DSN KRAJAN RT 003 RW 011

BALITA

PURNAMA

NOVIANA SEPTAMUKTI

5

5

SULTAN AGUNG

DSN KRAJAN RT 002 RW 016

BALITA

PURNAMA

SESANI

5

6

DAMAR WULAN

DSN KRAJAN RT 002 RW 004

BALITA

PURNAMA

SITI WARDIYAH

5

7

CUT NYAK DIEN

DSN KRAJAN RT 002 RW 019

BALITA

PURNAMA

SITI AMINAH

5

8

TEUKU UMAR

DSN KRAJAN RT 002 RW 009

BALITA

PURNAMA

KARNITI

5

9

DIPONEGORO

DSN KRAJAN RT 001 RW 007

BALITA

PURNAMA

LILIK SUPRIYANINGSEH

5

10

IMAM BONJOL

DSN KRAJAN RT 001 RW 005

BALITA

PURNAMA

FITRI ANDRIANI

5

11

TAMBAN

DSN MUNCAR BARU RT 001 RW 004

BALITA

PURNAMA

DEWI KUNTI

5

12

BADER

DSN MUNCAR BARU RT 002 RW 007

BALITA

PURNAMA

HAMIDAH

5

13

BANDENG

DSN MUNCAR BARU RT 002 RW 002

BALITA

PURNAMA

DWI WARASWATI

5

14

KAKAP

DSN MUNCAR BARU RT

BALITA

PURNAMA

SITI AMINAH

5

15

MUJAIR

DSN MUNCAR BARU

BALITA

PURNAMA

PAHMI TRI LELIANA

5

16

BANYAR

DSN MUNCAR RT 001 RW 008

BALITA

PURNAMA

ARENI AMBARWATI

5

17

TERI

DSN MUNCAR RT 002 RW 008

BALITA

PURNAMA

SULIS SETIAWATI

5

18

TENGIRI

DSN MUNCAR RT 001 RW 006

BALITA

PURNAMA

SAMUNAH

5

19

LAYUR

DSN MUNCAR RT 001 RW 004

BALITA

PURNAMA

SAMA

5

20

CUMI-CUMI

DSN MUNCAR RT 001 RW 013

BALITA

PURNAMA

SAHRIYAH

5

21

TERIBANG

DSN MUNCAR RT 002 RW 002

BALITA

PURNAMA

ASNAIYAH

5

22

TONGKOL

DSN MUNCAR RT 001 RW 012

BALITA

PURNAMA

HOLIYAH

5

23

NUSA INDAH

DSN PALUREJO RT 002 RW 015

BALITA

PURNAMA

PONITIK

5

24

BOUGENVIL

DSN PALUREJO RT 002 RW 009

BALITA

PURNAMA

BAITUR RAHMANINGSIH

5

25

KENANGA

DSN PALUREJO RT 003 RW 005

BALITA

PURNAMA

ISTIFADAH

5

26

MAWAR

DSN PALUREJO RT 001 RW 017

BALITA

PURNAMA

RIKA INDRAWATI

5

27

TERATAI

DSN PALUREJO RT 003 RW 017

BALITA

PURNAMA

MUNAWAROH

5

28

EFORBIA

DSN PALUREJO RT 001 RW 008

BALITA

PURNAMA

PIPIT HARIYANTI

5

29

MELATI

DSN PALUREJO RT 003 RW 016

BALITA

PURNAMA

NOVITA SARI

5

30

ANGGREK

DSN PALUREJO RT 003 RW 0011

BALITA

PURNAMA

YOLANDA FISTA FARDILAH

5

31

CEMPAKA

DSN PALUREJO RT 002 RW 014

BALITA

PURNAMA

LULI HARTATIK

5

32

SEDAP MALAM

DSN PALUREJO RT 002 RW 001

BALITA

PURNAMA

HANA NOVITASARI

5

33

KAMBOJA

DSN PALUREJO RT 001 RW 003

BALITA

PURNAMA

SUSANTI

5

Budaya dan Tradisi

Fasilitas dan Layanan

Potensi Wisata

  1. Wisata Situs Umpak Songo
  2. Wisata Situs Siti Hinggil
  3. Wisata Pura Agung Blambangan
  4. Wisata Taman Suropati
  5. Wisata Pantai Satelit

APBDes Desa Tembokrejo

Peta Wilayah Desa

Infografis Tentang Kependudukan Desa

Jumlah Penduduk : 32.415 Jiwa

Laki-Laki  : 16.395 Jiwa

Perempuan : 16.020 Jiwa

Jumlah Kepala Keluarga (KK) : 12.715 Jiwa    

Jumlah Penduduk Menurut Agama/Kepercayaan

Penduduk beragama Islam : 642 Jiwa

Penduduk beragama Hindu : 211 Jiwa

Penduduk beragama Kristen : 369 Jiwa

Penduduk beragama Katholik : 140 Jiwa

Penduduk beragama Budha : 31 Jiwa

Penduduk beragama Konghuchu : 22 Jiwa

DATA KEPENDUDUKAN TAHUN 2023

No.

Kelompok Umur

(Tahun)

Laki-Laki

Perempuan

Jumlah

Prosentase (%)

1.

0 – 4

1.085 Jiwa

1.005 Jiwa

2.090 Jiwa

6,36%

2.

5 – 9

2.359 Jiwa

2.332 Jiwa

4.691 Jiwa

14,28%

3.

10 – 14

616 Jiwa

596 Jiwa

1.212 Jiwa

3,69%

4.

15 – 19

911 Jiwa

956 Jiwa

1.867 Jiwa

5,68%

5.

20 – 24

782 Jiwa

776 Jiwa

1.558 Jiwa

4,74%

6.

25 – 29

1.198 Jiwa

1.402 Jiwa

2.600 Jiwa

7,91%

7.

30 – 34

1.356 Jiwa

1.516 Jiwa

2.872 Jiwa

8,74%

8.

35 – 39

1.269 Jiwa

1.078 Jiwa

2.347 Jiwa

7,14%

9.

40 – 44

978 Jiwa

974 Jiwa

1.952 Jiwa

5,94%

10.

45 – 49

919 Jiwa

917 Jiwa

1.836 Jiwa

5,59%

11.

50 – 54

1.012 Jiwa

1.012 Jiwa

2.024 Jiwa

6,16%

12.

55 – 59

993 Jiwa

992 Jiwa

1.985 Jiwa

6,04%

13.

60 – 64

1.115 Jiwa

1.024 Jiwa

2.139 Jiwa

6,51%

14.

65 +

1.257 Jiwa

1.985 Jiwa

3.242 Jiwa

11,20%

Jumlah

15.850 Jiwa

16.565 Jiwa

32.415 Jiwa

100,00%

Info Geografis Desa

Luas Wilayah Desa : 547,918 Ha

Terdiri dari

  1. Tanah sawah seluas : 290,322 Ha
  2. Tanah tadah hujan seluas :        –
  3. Tanah tegalan seluas :         –
  4. Tanah pekarangan : 222,518 Ha
  5. Tanah hutan produktif :         –
  6. Tanah perkebunan seluas :        –

Tanah kuburan, sungai, jalan dan tanah lainnya : 35,078 Ha

Pekerjaan Utama

  1. Petani : 5.472 Jiwa
  2. Buruh tani : 4.161 Jiwa
  3. Nelayan : 6352 Jiwa
  4. Pedagang : 4.523 Jiwa
  5. Pegawai Negeri : 230 Jiwa
  6. TNI/POLRI : 34 Jiwa
  7. Pensiunan : 153 Jiwa
  8. Mantri Kesehatan : 4 Jiwa
  9. Bidan : 10 Jiwa
  10. Dokter : 4 Jiwa
  11. Karyawan Perusahaan/Pabrik : 2.080 Jiwa
  12. Lain-lain : 0 Jiwa

Pendidikan
Tingkat Pendidikan Tahun 2023

No.

Pendidikan

L

P

Jumlah

1.

Tidak Tamat SD

212

212

424

2.

Tamat SD

306

125

431

3.

Tidak Tamat SLTP

322

365

687

4.

Tamat SLTP

2.345

1.735

4.080

5.

Tidak Tamat SLTA

456

814

1.270

6.

Tamat SLTA

6.593

6.241

12.834

7.

Tamat D-1/Sederajat

123

213

336

8.

Tamat D-2/Sederajat

87

46

133

9.

Tamat D-3/Sederajat

453

551

1.004

10.

Tamat S-1/Sederajat

990

1011

2.001

11.

Tamat S-2/Sederajat

57

65

122

12.

Tamat S-3/Sederajat

2

3

5

Jumlah

11.946

11.381

23.327

Distribusi Penduduk

Data Historis